Archive -November 2014

1
Email Marketing MASIH Hidup
2
Kesan dan Pesan dari Customer Untukmu
3
Recycle Rutinitas menjadi Produktivitas – bagian 1
4
Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 1
5
Contekan Media Sosial – bagian 2
6
Warna yang Membingungkanku
7
Kehebatan Desain Minimalis
8
Website yang Bisa Bicara
9
Contekan Media Sosial
10
Rahasia si Jago Selfie

Email Marketing MASIH Hidup

Pekku selalu rutin mengirimkan email pada klien setiap minggunya. Melalui email, Pekku berbagi pengetahuan seputar website dan dunia bisnis, klien kami bisa tahu info atau promo terkini sehingga mereka tidak ketinggalan kesempatan istimewa yang Pekku tawarkan. Selain itu, cara berlangganan Newsletter Pekku juga mudah. Apakah kamu juga menggunakan email marketing untuk usahamu? Jika tidak, mengapa tidak? Mungkin karena kamu belum tahu bahwa email marketing dapat bersinggungan secara langsung dengan websitemu.

 

Apa hubungannya email marketing dengan website?

Lihat Lebih Lanjut

Kesan dan Pesan dari Customer Untukmu

Kamu yang suka travelling tentu familiar dengan situs agoda dimana tersaji lengkap berbagai info hotel dan wisata dari seluruh penjuru dunia beserta reviewnya. Melalui review itulah traveller bisa mengetahui bagaimana pendapat traveller lain yang sudah lebih dulu berkunjung atau menginap. Review bukan hanya milik situs besar kenamaan seperti agoda, review juga dibutuhkan oleh pelaku UKM untuk berkembang. Masalahnya, meminta customer untuk menulis review tidaklah mudah, ada yang enggan dan ada yang memberi dengan ogah-ogahan. Lalu bagaimana baiknya? Coba lakukan 4 taktik berikut supaya customermu mau memberikan review.

 

Lihat Lebih Lanjut

Recycle Rutinitas menjadi Produktivitas – bagian 1

Demi mencapai hidup yang memuaskan dalam tempo masyarakat dan tuntutan yang begitu cepat butuh kecerdasan dalam mengatur aktivitas seefektif dan seefisien mungkin. Namun, daripada menambah jam kerja yang akhirnya berubah menjadi rutinitas demi mengejar produktivitas, lebih baik terapkan strategi manusia produktif masa kini: “Work smarter, not harder” (bekerja dengan lebih cerdas, bukan dengan lebih keras). Jika kamu adalah usahawan muda yang tengah merintis usaha dan tentunya butuh produktivitas tinggi, Pekku punya tipsnya.

Lihat Lebih Lanjut

Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 1

“Tentu saja, aku memilih warna itu sebagai warna dominan dari merkku karena aku suka warna itu.” Bukan itu yang Pekku maksud, walau nyatanya ada orang yang memilih warna dominan untuk branding sesuai dengan warna favorit pribadi mereka. Yang suka hijau, memilih hijau sebagai warna logo. Pecinta merah, menjadikan merah warna dominan di websitenya. Lalu apakah pemilik brand terkenal Coca Cola suka warna merah hanya karena logo dan warna dominan kalengnya adalah merah? BELUM TENTU. Namun, tahukan kamu bahwa warna dominan bisnismu memiliki arti lain selain “pemilik usaha ini suka warna tertentu sehingga usaha kami berwarna demikian”?

 

Warna memiliki keterkaitan psikologis dalam branding, menjadikan pemilihan warna dominan sangat krusial dan tidak bisa dilakukan berdasarkan favoritism. Warna juga memiliki asosiasi berbeda dalam budaya ataupun industri berbeda, namun Pekku akan rangkumkan asosiasi 4 warna di Indonesia seperti berikut ini.

Lihat Lebih Lanjut

Contekan Media Sosial – bagian 2

Hari ini Pekku akan membagikan “contekan yang positif” supaya kamu makin jago memanfaatkan media sosial. Setelah jumlah artikel per hari/minggu, sekarang contekan tata krama bermedia sosial.

 

Facebook

Jadilah aktif dengan selalu menanggapi komentar atau pertanyaan baik positif ataupun negatif. Bermainlah dengan hashtag dengan kisaran 1-5 buah per artikel. Selalu berpegang pada rasio 80:20 dimana 80% artikelmu berisi info berguna atau menghibur dan 20%nya adalah artikel yang bersifat menjual produk atau mempromosikan diri.

Lihat Lebih Lanjut

Warna yang Membingungkanku

Pekku seringkali menemui klien yang bingung menyebutkan warna yang dia inginkan untuk websitenya. Tidak mengherankan karena sesungguhnya ada banyak sekali warna dan variannya yang bahkan kita seringkali tidak tahu bahwa warna itu ada. Jikalau tahu, belum tentu juga kita tahu apa nama warna itu. Hal ini cukup merepotkan terutama bagi designer saat berkomunikasi dengan klien. Berangkat dari permasalahan nama warna inilah, Pekku jadi ingin berbagi pengetahuan tentang warna.

 

Adalah Ingrid Sundberg, seorang ilustrator bacaan anak-anak, yang menciptakan thesaurus khusus warna untuk membantu kita mengenali warna. Karena selama ini belum pernah ada petunjuk khusus tentang nama warna inilah yang mendorong Sundberg untuk menciptakannya. Namun, Sundberg juga menyampaikan bahwa “warna sangatlah subjektif, warna safir bagiku adalah warna biru muda seperti warna batu di cincin pertunanganku, tapi ada orang yang beranggapan safir adalah warna biru tua yang gelap.” Jadi, gunakan thesaurus warna ini sebagai panduan saja ya, karena walau punya pandangan yang berbeda, warna apapun tetaplah indah dan lebih baik dari hanya warna hitam dan putih. Setuju kan?

 

Lihat Lebih Lanjut

Kehebatan Desain Minimalis

Kamu punya website. Kontennya jelas dan menarik. Kamu berbagi di media sosial. Kamu bahkan juga berpromosi secara offline. Herannya, angka penjualan hanya segitu-segitu saja. Apa yang salah? Pekku akan bantu sedikit.

 

Coba amati kembali DESAIN websitemu. Berapa usia websitemu dan kapan terakhir kali kamu mengupdate desainnya? Apakah desainnya masih cocok dengan trend desain saat ini? Jika jawabannya tidak, maka sekaranglah waktunya kamu mengganti desain websitemu karena novel dengan plot paling menarik sekalipun tidak akan dibaca jika tulisannya tidak tercetak dengan baik atau desain covernya tidak representatif. Pekku menyarankan kamu mengupdate desainmu dengan trend desain yang sedang in saat ini.

 

Trend desain seperti apakah itu? MINIMALIS.

Lihat Lebih Lanjut

Website yang Bisa Bicara

Dalam dunia bisnis saat ini, banyak yang membayar jasa profesional untuk mendesain website yang elegan dan menonjolkan image usaha. Namun ada juga yang lebih suka menggunakan template karena mudah diupdate dan dikreasikan tanpa perlu menjadi ahli desain. Hanya saja, ada sebuah kesalahan fatal dimana orang sibuk mendesain TANPA menyematkan Call to Action (CTA) pada websitenya. Hasilnya? Website cantk tersebut tidak punya kemampuan untuk “berbicara” dengan audience, tidak bisa memanggil audience untuk mengambil tindakan sehingga website tak jauh beda dengan brosur yang dibagikan dari pintu ke pintu. Pertanyaannya, bagaimana mendesain website yang BISA berbicara? Pekku punya jawabannya.

Lihat Lebih Lanjut

Contekan Media Sosial

Akun media sosial apa saja yang kamu punya?

Berapa kali kamu mengupdatenya dalam seminggu?

Sekedar punya dan sekedar mengupdate ternyata bisa jadi senjata makan tuan karena masing-masing media sosial memiliki frekuensi yang berbeda dalam jumlah update per hari atau per minggu. Coba cek apakah frekuensi update sosial mediamu sudah tepat seperti pada contekan tips media sosial berikut ini.

Lihat Lebih Lanjut

Rahasia si Jago Selfie

Maraknya tren selfie saat ini membuat banyak Pekku Goers ketagihan berpose di depan smartphone kan? Tapi ternyata tidak semua orang bisa menjadi ahli dalam berselfie. Pengaturan kamera smartphone juga perlu dipelajari supaya hasilnya oke, jangan asal jepret seperti 5 kesalahan umum yang bikin kamu gagal selfie berikut ini.

Lihat Lebih Lanjut

Copyright © 2014. PEKKU Instant Website.