5 Tipe Segmentasi Pasar yang Harus Kamu Tahu

Segmentasi pasar adalah pembagian pasar sesuai dengan kesamaan, kemiripan, serta kekerabatan dalam satu segmen. Semua anggota segmen pasti memiliki satu kesamaan. Tujuannya adalah untuk memusatkan tenaga serta energi pemasaran pada segmentasi pasar tertentu sehingga dapat menumbuhkan keuntungan yang kompetitif terhadap segmen tersebut.

Sebelum memulai suatu kegiatan pemasaran produk ataupun jasa pada bisnis yang kamu jalankan, ada baiknya jika terlebih dulu kamu memahami tipe-tipe segmentasi pasar berikut ini:

Segmentasi Lokasi

Tipe segmentasi yang pertama adalah segmentasi lokasi. Tipe ini biasanya banyak diaplikasikan, dimana perusahaan menarget pasar berdasarkan letak geografis mereka. Misalnya, apabila kamu akan memasarkan produk untuk pasar Indonesia, maka tidak perlu rasanya kamu menarget negara-negara lain. Namun, tak terbatas pada letak saja, kamu juga bisa membaginya dari kondisi geografis. Misalnya, wilayah perkotaan dengan pedesaan tentu memiliki strategi penjualan yang berbeda-beda.

 

Segmentasi Distribusi

Pembagian pemasaran dengan segmentasi distribusi ini dilakukan berdasarkan bagaimana proses distribusi produk dijalankan. Misalnya, kamu membuat website berita. Sistem distribusinya bisa saja melalui sosial media dan mesin pencarian, seperti Google. Kedua sistem distribusi tersebut tentu memiliki penerapan strategi marketing yang berbeda, tidak bisa dipaksakan untuk sama.

 

Segmentasi Waktu

Meski jarang digunakan, segmentasi yang satu ini juga cukup efektif bagi para pelaku bisnis. Terutama buat kamu yang menjual produk-produk yang hanya terjual di waktu-waktu tertentu sepanjang tahun. Misalnya, jasa fotografi yang ramai pada saat wisuda atau pernikahan atau pengrajin terompet yang memiliki segmentasi waktu khusus seperti pada perayaan akhir tahun.

 

Segmentasi Harga

Segmentasi harga berarti kamu mempertimbangkan kekuatan ekonomi seseorang yang pasti berbeda-beda satu sama lain. Ada yang mampu membeli produk dengan harga tinggi, ada juga yang hanya mampu membeli produk dengan harga lebih rendah. Apabila memang segmentasi pasar memiliki jangkauan yang luas, perusahaan perlu mengatur produk dengan harga yang rendah, sedang, hingga tinggi agar dapat terjangkau oleh seluruh lapisan ekonomi konsumen.

 

Segmentasi Demografi

Jenis kelamin, usia, hingga tingkat penghasilan merupakan variabel yang paling umum digunakan untuk model segmentasi demografi. Hal ini dilakukan mengingat bahwa beberapa produk kadang hanya ditujukan untuk lelaki, sedangkan yang lain untuk perempuan. Pembagian-pembagian seperti ini yang mungkin akan terjadi di segmentasi demografis.

 

Itulah tadi beberapa tipe segmentasi pasar yang harus kamu ketahui saat menjalankan sebuah bisnis. Ikuti terus artikel-artikel menarik lainnya dari Pekku. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Mengenai penulis

Tim Pekku

Kami adalah sekumpulan orang muda kreatif yang suka berbagi tips-tips seputar bisnis & web design.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copyright © 2014. PEKKU Instant Website.