Berapa Level Kesetiaan Konsumenmu?

Sebagai pengusaha, kita tentu mengharapkan konsumen setia dengan terus menggunakan produk atau layanan kita. Untuk mencapai harapan itu, tentu kita berusaha membangun kepercayaan lalu kesetiaan konsumen dengan berbagai cara dengan bantuan waktu. Namun, tahukan kamu bahwa kesetian memiliki level?

Fri-1-2

Level 1: Kesetiaan Transaksional

Ini level kesetiaan paling mendasar. Prinsipnya: selama kamu masih memberikan kualitas yang disukai konsumen, mereka akan setia. Umumnya pengusaha memberikan reward atau layanan khusus untuk mendapat kesetiaan level 1 ini. Kelangsungan interaksi dengan konsumen harus terbina dengan memberikan informasi yang lengkap supaya mereka betah dan ingin kembali padamu.

 

Level 2: Kesetiaan Emosional

Kesetiaan level menengah ini paling mudah terlihat dalam bisnis hotel dimana konsumen telah berkali-kali menggunakan jasa hotel dan pihak hotel sendiri telah hafal dengan kebiasaan konsumen. Pihak hotel dapat mereward konsumen dengan menawarkan menu favorit sang konsumen sebagai menu makan pagi walau menu tersebut tidak terdapat pada buku menu. Layanan yang menyentuh pribadi lebih mendalam inilah yang semakin meningkatkan kesetiaan konsumen dan memungkinkan mereka untuk setia padamu berkat keterikatan secara emosional.

 

Level 3: Kesetiaan Identitas

Inilah level kesetiaan paling tinggi yang menjadi idaman pengusaha. Contoh mudahnya ada pada para gibol alias gila bola yang menjadi supporter tim tertentu. Para supporter ini akan tetap mendukung tim favoritnya baik saat tim tersebut angkat tropi ataupun terdegradasi. Cara mendapatkan kesetiaan ini adalah fokus pada apa yang akan diperoleh dan dirasakan konsumen dengan usahamu sebagai pendukungnya. Konsumen akan setia karena merasa apa yang kamu tawarkan sesuai dengan identitas mereka, yang terbina dari interaksi mendalam dari kedua belah pihak.

 

Semua pengusaha tentu ingin konsumen mereka berada pada level kesetiaan tertinggi. Dan ketahuilah rahasia kecil ini, bahwa sesungguhnya memelihara kesetiaan konsumen memakan biaya lebih sedikit daripada mencari konsumen baru. Binalah konsumen yang sudah ada, buat mereka menjadi returning customer, dan jadikan bisnismu berkembang berkat konsumen yang setia.

Salam sukses!

Mengenai penulis

Tim Pekku

Kami adalah sekumpulan orang muda kreatif yang suka berbagi tips-tips seputar bisnis & web design.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copyright © 2017. PEKKU Instant Website.