Kategori -Tips Bisnis

Blog Resmi Pekku membahas segala hal yang berkaitan dengan bisnis atau usaha kecil dan menengah. Dapatkan tips-tips mengenai bisnis disini.

1
Recycle Rutinitas menjadi Produktivitas – bagian 2
2
Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 2
3
Email Marketing MASIH Hidup
4
Recycle Rutinitas menjadi Produktivitas – bagian 1
5
Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 1
6
Tidak Ada Alasan Menolak Email Marketing
7
Jadikan Bisnismu Transparan
8
Media sosial: Pengguna Dewasa vs Remaja
9
Lubang Jebakan Internet Marketer
10
Pilihan yang Memusingkan

Recycle Rutinitas menjadi Produktivitas – bagian 2

Masih ingat dengan bagian pertama dari tips merecyle rutinitas menjadi produktivitas? Kali ini Pekku akan bagikan bagian ke-2nya yang juga berisi 5 tips supaya kamu tetap aktif ditengah tempo kerja yang makin cepat. Lawan workloadmu dengan strategi sederhana dari Pekku berikut ini.

Lihat Lebih Lanjut

Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 2

Melanjutkan dari artikel mengenai warna minggu lalu, Pekku akan melanjutkan deskripsi asosiasi warna dengan dunia bisnis di Indonesia. Simak baik-baik ya.

 

KUNING: Mon-2-1 Warna ini seringkali diasosiasikan dengan matahari, oleh karena itu kuning terkesan optimis, positif, serta hangat. Warna kuning yang agak gelap dipercaya menstimuli kreativitas dan energi. Tidak heran Gold’s Gym menggunakan warna ini pada logonya agar customernya rajin menyalurkan energi secara sehat dan menjadi bugar.

 

Lihat Lebih Lanjut

Email Marketing MASIH Hidup

Pekku selalu rutin mengirimkan email pada klien setiap minggunya. Melalui email, Pekku berbagi pengetahuan seputar website dan dunia bisnis, klien kami bisa tahu info atau promo terkini sehingga mereka tidak ketinggalan kesempatan istimewa yang Pekku tawarkan. Selain itu, cara berlangganan Newsletter Pekku juga mudah. Apakah kamu juga menggunakan email marketing untuk usahamu? Jika tidak, mengapa tidak? Mungkin karena kamu belum tahu bahwa email marketing dapat bersinggungan secara langsung dengan websitemu.

 

Apa hubungannya email marketing dengan website?

Lihat Lebih Lanjut

Recycle Rutinitas menjadi Produktivitas – bagian 1

Demi mencapai hidup yang memuaskan dalam tempo masyarakat dan tuntutan yang begitu cepat butuh kecerdasan dalam mengatur aktivitas seefektif dan seefisien mungkin. Namun, daripada menambah jam kerja yang akhirnya berubah menjadi rutinitas demi mengejar produktivitas, lebih baik terapkan strategi manusia produktif masa kini: “Work smarter, not harder” (bekerja dengan lebih cerdas, bukan dengan lebih keras). Jika kamu adalah usahawan muda yang tengah merintis usaha dan tentunya butuh produktivitas tinggi, Pekku punya tipsnya.

Lihat Lebih Lanjut

Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 1

“Tentu saja, aku memilih warna itu sebagai warna dominan dari merkku karena aku suka warna itu.” Bukan itu yang Pekku maksud, walau nyatanya ada orang yang memilih warna dominan untuk branding sesuai dengan warna favorit pribadi mereka. Yang suka hijau, memilih hijau sebagai warna logo. Pecinta merah, menjadikan merah warna dominan di websitenya. Lalu apakah pemilik brand terkenal Coca Cola suka warna merah hanya karena logo dan warna dominan kalengnya adalah merah? BELUM TENTU. Namun, tahukan kamu bahwa warna dominan bisnismu memiliki arti lain selain “pemilik usaha ini suka warna tertentu sehingga usaha kami berwarna demikian”?

 

Warna memiliki keterkaitan psikologis dalam branding, menjadikan pemilihan warna dominan sangat krusial dan tidak bisa dilakukan berdasarkan favoritism. Warna juga memiliki asosiasi berbeda dalam budaya ataupun industri berbeda, namun Pekku akan rangkumkan asosiasi 4 warna di Indonesia seperti berikut ini.

Lihat Lebih Lanjut

Tidak Ada Alasan Menolak Email Marketing

57% peningkatan conversion rate berasal dari email marketing. Fakta yang mungkin agak aneh bagi kamu yang percaya berkoar-koar di media sosial sebagai solusi marketing terbaik saat ini. Keunggulan email marketing terletak pada efisiensinya. Email marketing cocok digunakan untuk jenis usaha apapun, sebesar apapun bisnismu. Banyak pula alat bantu seperti MailChimp yang mempermudah mendesain email marketingmu. Strategi ini juga membuka kesempatan terjadinya interaksi dengan konsumen serta membangun kepercayaan dan kedekatan secara lebih personal. Keunggulan-keunggulan tersebut perlu didukung dengan pemanfaatan email marketing secara tepat. Pekku akan bagikan tipsnya berikut ini:

1.     Berkreasilah dengan template.

Jika tidak ingi repot mendesain email marketing, maka template adalah solusi instan yang tepat. Pilih yang paling mencerminkan bisnismu agar brand imagemu tersampaikan.

2.     Sematkan Call to Action yang meyakinkan.

Beri judul yang menarik minat baca dan puaskan ketertarikan konsumen dengan konten yang baik. Lebih baik lagi jika tersedia link untuk membawa konsumen pada landing page yang tepat atau tombol download apabila ada materi email yang perlu ditampilkan secara khusus.

3.     Tawarkan layanan personal.

Bukan hanya mengirimkan email marketing pada target market tertentu sesuai campaign, tapi lakukan juga pendekatan personal dalam hal kecil seperti memeriksa adanya typo atau link yang tidak terkoneksikan untuk mencegah email marketingmu dari kesan tidak profesional.

 

Bangun bisnis perlahan tapi pasti berlandaskan kepercayaan, sebab kredibilitas sangat penting di dunia maya. Beri konsumenmu pengetahuan produk secara berkala melalui email marketing dan jangan paksakan mereka untuk berlangganan Newsletter jika memang tidak ingin. Jangan lupa juga untuk selalu mengupdate websitemu sesuai perkembangan usaha dan event terkini. Jika kamu butuh bantuan, hubungi kami dan kami siap membantu Hari Senin-Jumat selama jam kerja. Bersama Pekku, punya website menjadi mudah.

Jadikan Bisnismu Transparan

Beberapa pengusaha membagikan brosur atau mengutus salesman door to door. Ada yang menambahkan promosi online melalui website dan media sosial. Ada juga yang memasang iklan di koran atau baliho. Semua demi 1 tujuan, pengusaha ingin bisnisnya menjadi transparan. Mereka mempromosikan usahanya supaya brand mereka dikenal, supaya publik memahami produk dan makin mempercayai kredibilitasnya.

 

Transparansi bisnis menjadi penting selain sebagai bagian dari promosi usaha, hal ini juga mematenkan kredibilitas bisnismu dalam hasil pencarian di search engine. Jika saat ini ada pengusaha yang memilih membayar pihak ketiga untuk menulis review atau testimoni positif, Pekku menyarankan kamu untuk menghindari strategi itu sebab kejujuran sangat dicari oleh pengguna internet. Disini Pekku akan berbagi strategi transparansi bisnis yang kami gunakan.

 

  1. Membuat halaman Support yang berisi FAQ (Frequently Asked Question). Segala yang ingin konsumen tanyakan mengenai Pekku semua terjawab di halaman itu. Konsumen bisa mendapat jawaban dari apa yang ingin diketahui, lengkap dengan fitur Live Chat dimana kamu bisa ngobrol langsung dengan Pekku untuk mendapat info apapun yang kamu mau.
  2. Selalu mengupdate blog. Pekku tidak ingin kamu ketinggalan update berita atau promo spesial, karena itu kami selalu mengupdate blog supaya kamu tahu perkembangan terbaru kami.
  3. Menetapkan target market. Pekku tidak promosi pada sembarang orang secara random, begitu pula saat kami mengadakan presentasi bisnis. Kami tahu siapa yang sekiranya dapat kami bantu untuk memiliki website sendiri dan kami bangga karena telah turut serta mengembangkan banyak UKM berkat target market yang tepat sasaran.

 

Semoga tips sederhana ini dapat membantu usahamu makin sukses dan berkembang. Jika kamu sudah menggunakan jasa Pekku dan butuh mengupgrade paket agar mendapatkan fitur-fitur spesial, Pekku selalu siap membantu selama jam kerja. Dan jangan khawatir, karena fitur spesial Pekku TETAP terjangkau dan TETAP mudah digunakan. Tidak pakai repot, tidak pakai mahal, dan kamu bisa punya website yang istimewa.

 

Salam hangat dari Pekku!

Media sosial: Pengguna Dewasa vs Remaja

Media sosial sudah menjadi makanan sehari-hari bagi remaja maupun orang dewasa. Keduanya menggunakan media sosial untuk bersosialisasi, namun remaja tidak memanfaatkannya untuk bisnis. Fakta ini menjadikannya menarik untuk dibahas mengenai perilaku media sosial orang dewasa dan remaja seperti Pekku jabarkan di bawah ini.

 

  1. 72% orang dewasa dan 81% remaja menggunakan media sosial. Angka pengguna remaja yang begitu tinggi terbilang wajar karena mereka tumbuh bersamaan dengan perkembangan teknologi. Di lain pihak, orang dewasa menggunakan media sosial untuk memarketingkan bisnis secara online.
  2. Dalam hal kecepatan, orang dewasa mulai menyusul kecepatan remaja dalam menjadi social media savvy. Hal ini terlihat dari jumlah penggunanya yang hanya selisih 9%.
  3. Media sosial favorit remaja adalah Facebook dan Twitter. Sedangkan orang dewasa lebih memilih Pinterest, Instagram, dan Tumblr.
  4. Facebook memiliki pengguna dewasa dan remaja terbanyak. Remaja paling sedikit berselancar di Pinterest sedangkan orang dewasa paling tidak banyak bermain di Tumblr.
  5. Dari segi usia, golongan termuda adalah usia 13 tahun dan tertua diatas 65 tahun. Namun rentang usia dengan pengguna terbanyak datang dari kisaran umur 18-29 tahun.

 

Dengan info sederhana barusan, kamu bisa menyesuaikan bisnis dengan pilihan media sosial yang tepat. Contohnya Pekku, karena kami ingin membantu usahawan muda untuk berbisnis maka kami hadir di Facebook dan Twitter untuk mewujudkan mimpimu memiliki website sendiri. Silahkan mengunjungi media sosial Pekku atau website resmi kami di www.pekku.com dan bertumbuh menjadi usahawan muda Indonesia yang sukses!

Salam sukses!

Lubang Jebakan Internet Marketer

Kamu yang baru mulai memarketingkan usaha melalui internet, jangan terjebak dengan stigma internet marketing di bawah ini ya. Ada 3 jebakan maut yang siap menyesatkan usaha marketingmu di dunia maya.

 1.     Internet adalah solusi.

“Hemat biaya promosi dengan berkoar-koar di website dan media sosial.” Strategi ini hanya bisa diterapkan pada usaha tertentu saja. Cermati lagi target market, lokasi pemasaran, dan sasaran usahamu. Jika usahamu tidak memungkinkan untuk dipasarkan melalui internet maka jangan lakukan.

Lihat Lebih Lanjut

Pilihan yang Memusingkan

Kamu punya usaha dagang online seperti baju atau sepatu? Berapa banyak item yang kamu jual di online shopmu? Jika jumlah itemmu lebih dari 50 dan kamu percaya bahwa semakin banyak pilihan semakin baik, sudah saatnya kamu mengubah strategi. Konsumen saat ini tidak lagi menyukai puluhan hingga ratusan item untuk dipilih karena perkembangan global menjadikan konsumen lebih sibuk, mereka tidak ingin berlama-lama memilih dari sekian banyak pilihan. Daripada pelangganmu kabur karena lelah memilih, ayo perbaiki tampilan online shopmu menjadi lebih ringkas dan padat.

 

Lakukan perbaikan “buku menu” online shopmu seperti berikut ini:

Lihat Lebih Lanjut

Copyright © 2017. PEKKU Instant Website.