Customer is Always Right: Cara Menanggapi Pelanggan Galak

Pekku Goers pernah jadi korban pelanggan yang banyak maunya? Sudah dikasi diskon, minta gratis, masih disertai banyak keluhan. Apa kamu pernah dibuat kesal dengan pelanggan sampai kehabisan kata-kata?

Istilah “Pelanggan adalah raja” itu memang benar. Istilah tersebut seringkali membuat banyak para pengusaha yang baru terjun dalam bidang usaha kebingungan dan merasa serba salah. Istilah itu benar-benar diingat terus dan akhirnya membiarkan diri di”bully” pelanggan sehingga bisa saja membuat diri menjadi emosi.

Harus kita akui bahwa menghadapi pelanggan yang sedang marah memang tidak mudah. Apalagi jika pelanggan tersebut enggan mendengarkan penjelasan dan argumen orang lain. Tapi ingat, tidak semua pelanggan yang sedang marah berniat menjatuhkanmu. Terkadang mereka hanya bersifat sangat berhati-hati karena mungkin pernah mengalami salah beli. Lalu, jika kamu menghadapi pelanggan yang sedang marah, apa yang harus kamu lakukan?

1. Mendengar, memahami dan mengulangi . Jadilah seorang pendengar yang baik bagi pelangganmu.
2. Perlakukan semua pelanggan secara adil tanpa membedakan pelayanan kepada pelanggan yang lebih muda ataupun tua karena setiap pelanggan sama berharganya.
3. Tanyakan kembali sekiranya ada hal lain yang dapat kamu bantu agar memberikan kesan peduli.
4. Tersenyum setiap saat meskipun merasa jengkel . Memang hal ini sangat sulit, terutama ketika kamu ikut terpancing emosi, tapi tetaplah coba untuk terlihat tenang dan tersenyum agar kamu tampak profesional.
5. Minta maaf meskipun bukan sepenuhnya kesalahan kamu, karena memang pelanggan ingin dianggap sebagai raja.
6. Selesaikan permasalahan yang ada secepatnya atau cari orang yang bisa menyelesaikannya. Biasanya hal seperti ini menyangkut produk yang membutuhkan campur tangan pihak ketiga. Sebagai contoh, jika yang menjadi keluhan adalah sesuatu yang berhubungan dengan masalah teknis dan kamu adalah orang dari bagian marketing, maka panggilah orang dari bagian teknis untuk memberikan solusi.

Tips dari Pekku : Ingatlah bahwa keluhan pelanggan bukan masalah pribadi, tapi tentang bisnis. Tidak semua pelanggan bermaksud menyerangmu secara pribadi. Terkadang pelanggan hanya merasa kecewa dengan kualitas produk, harga yang tidak cocok atau pelayanan dari perusahaanmu yang kurang memuaskan. Jadi hadapilah mereka dengan sabar, bayangkan jika satu pelanggan puas dan ia kemudian menceritakannya ke orang lain yang akhirnya tertarik untuk membeli. Sikapilah setiap pelanggan dengan bijak karena terkadang ada pihak yang sengaja menuntut agar diberikan diskon atau menuntut sesuatu yang tidak seharusnya mereka terima. Jadi, Pekku Goers be smart ya!

Mengenai penulis

Tim Pekku

Kami adalah sekumpulan orang muda kreatif yang suka berbagi tips-tips seputar bisnis & web design.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copyright © 2017. PEKKU Instant Website.