Jebakan Penipuan di Media Sosial – bagian 1

Media sosial adalah sarana kita untuk berbagi. Beragam fitur juga tersedia supaya kita lebih nyaman dan mudah menggunakan media sosial. Sayangnya, popularitas media sosial diikuti pula dengan maraknya bentuk penipuan berupa jebakan cyber yang memanfaatkan ketertarikan masyarakat. Bentuk jebakannya beragam, seperti menyebarkan virus ke PC dan smartphone atau mencuri informasi pribadi dengan memikat pengguna untuk mengklik situs palsu. Berikut akan kami bagikan daftar penipuan cyber di media sosial Facebook yang wajib kamu hindari.

1. Aplikasi Facebook Color Changer

Wed-2-2

Aplikasi ini menarik pengguna dengan fitur untuk mengubah warna layout Facebook mereka. Aplikasi ini juga mengarahkan pengguna ke situs palsu dan mengelabui mereka untuk berbagi aplikasi dengan teman-teman, termasuk menggunakan video tutorial untuk mengelabui pengguna untuk mengklik iklan. Aplikasi ini membajak profil pengguna dan profil teman-temannya, bahkan menginfeksi perangkat mobile dengan virus.

2. Aplikasi Who Viewed Your Facebook Profile (Siapa yang Melihat Profil Facebook Anda)

Penipuan di media social Facebook ini memikat pengguna dengan pesan dari teman atau iklan yang di-posting di dinding mereka dan mengundang pengguna untuk memeriksa siapa saja yang melihat profil Facebook mereka. Setelah mengklik, profil pengguna dan jaringan sosial mereka akan terkena scammer.

 

3. Video Facebook dengan Judul yang Menarik dan Mencolok

Penjahat cyber di dunia maya sering menggunakan judul menarik seperti “Not Safe for Work” atau “Outrageous” untuk memancing pengguna mengklik video yang mengarahkan mereka ke situs palsu dan mencuri informasi pribadi mereka. Penipuan ini juga dapat menyebabkan infeksi virus ke perangkat pengguna, seperti Rootkit yang sulit untuk dihapus.

4. Video Pornografi di Facebook

Penipuan Facebook yang berisi video pornografi biasanya datang dalam bentuk iklan atau posting dengan link yang mengarahkan pengguna ke situs YouTube palsu. Situs palsu tersebut kemudian meminta pengguna menginstal updater untuk memperbaiki Adobe Flash Player mereka yang “rusak”. Setelah diklik, installer Flash Player palsu tersebut akan menginfeksi perangkat dengan menginstal malware (biasanya Trojan) sebagai plugin browser. Tidak hanya mencuri foto Facebook dari pengguna, tapi juga mengajak teman-teman pengguna untuk menonton video yang sama.

 

Waspadai tindakan penipuan cyber dengan tidak mudah mengklik link yang muncul di dinding Facebookmu supaya terhindar dari jebakan menjengkelkan. Berpikir sejenak sebelum mengklik akan menghindarkan akunmu dari pencurian data. Rajin-rajin juga berkunjung ke Blog dan media sosial Pekku di Facebook atau Twitter supaya ilmumu makin bertambah dan terhindar dari jebakan cyber.

Salam sukses dari Pekku!

Mengenai penulis

Tim Pekku

Kami adalah sekumpulan orang muda kreatif yang suka berbagi tips-tips seputar bisnis & web design.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copyright © 2014. PEKKU Instant Website.