Krisis Bisnis: Pentingnya Sikap dan Manajemen yang Baik

Di dalam dunia bisnis, sekecil apapun bentuk bisnis tersebut, sebuah sistem manajemen yang baik sangat penting untuk diaplikasikan. Namun, seringkali banyak pebisnis yang meremehkan pentingnya manajemen ini dengan tidak menerapkannya di dalam usaha mereka. Akhirnya, bisnis yang telah dibangun tersebut berada di ujung tanduk dan tak jarang terancam bangkrut. Sebelum mencapai titik kebangkrutan, ada beberapa tanda-tanda yang dapat dideteksi bila kalian memperhatikan bisnismu dengan cermat.

 

Beberapa tanda tersebut adalah:

  1. Pelanggan selalu meninggalkan tokomu tanpa membeli apa-apa.

  2. Pelanggan setia tidak kembali lagi ke tokomu.

  3. Pengembalian barang dari pelanggan dalam persentase yang tinggi dari perkiraan.

  4. Penjualan menurun secara signifikan dibanding tahun lalu.

  5. Kesulitan memenuhi kebutuhan dari bulan ke bulan.

  6. Keluhan pelanggan tentang  service dan ketidak-pedulian karyawanmu terhadap masalah pembelian maupun produk.

  7. Karyawan terbaikmu meninggalkan pekerjaan dan bergabung dengan pesaingmu.

  8. Barang dagangan sering rusak karena salah dalam mendisiplinkan penanganan barangan di gudang.

  9. Laba bersih bisnis menurun.

 

Jika kalian mengalami lebih dari 3 dari tanda-tanda yang telah Pekku sebutkan di atas, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan ulang secara menyeluruh terhadap bisnismu.

 

Selain 9 tanda di atas, beberapa hal lain yang dapat menjadi penyebab dari krisis bisnis adalah:

 

Sikap tidak sabar

Sebagai seorang pebisnis, kamu harus mimiliki tingkat kesabaran yang tinggi dan harus telaten dalam menjalankan usahamu. Tindakan yang gegabah adalah satu dari berbagai penyebab yang sering terjadi dan mengakibatkan hancurnya sebuah usaha yang telah lama dibangun. Kesabaran sangat diperlukan terutama ketika bisnis mengalami krisis. Seorang pebisnis dituntut untuk tidak panik karena akan mengambil tindakan ceroboh yang justru memperburuk masalah yang sedang dihadapi.

 

Mudah tergoda dengan promosi dan terlalu berambisius

Tidak ada salahnya bila seorang pebisnis memiliki ambisi yang besar agar usahanya menjadi sukses. Namun, bila ambisi tersebut tidak diimbangi dengan kesadaran akan kondisi ekonomi yang dimiliki, bisnis tersebut justru akan hancur berantakan. Selain itu, adapula kebiasaan para pebisnis pemula yang ingin agar usahanya segera memperoleh keuntungan besar, yaitu tergoda dengan promosi dan menginvestasikan uangnya ke produk-produk yang belum diperlukan. Akibatnya, tanpa perhitungan yang jelas dan teliti sebelum melakukan investasi, usaha tersebut pun meraup kerugian.

Mengutamakan kepentingan peribadi

Jika ingin sukses dalam usaha, seorang pebisnis harus mampu mengendalikan dirinya. Bila pebisnis tersebut tidak mampu menahan dirinya dengan baik, maka ia akan terlena untuk mengambil keuntungan bisnisnya demi memenuhi kepentingan pribadi, sedangkan usahanya tersebut masih memerlukan biaya yang sangat besar untuk berkembang. Perlu diingat bagi Pekku Goers yang telah memiliki usaha yang sedang berkembang, kendalikan dirimu dengan mengatur keuangan bisnismu dengan baik sehingga dapat mendukung aktivitas pengembangan bisnismu dengan baik. Tinggalkan gaya hidup yang berfoya-foya dan fokuslah untuk terus mengembangkan usahamu tersebut hingga menjadi mapan.

 

Kurangnya inovasi

Seiring berkembangnya lingkungan dan perubahan zaman, masyarakat akan terus menginginkan hal yang berbeda dan baru. Untuk dapat terus bersaing dan merebut hati konsumen, seorang pebisnis harus memiliki kemauan belajar hal-hal baru untuk inovasi dan perkembangan usahanya. Jika kamu tidak mau mempelajari hal baru untuk berinovasi dan berkembang, usahamu akan terasa berjalan ‘di tempat’. Perlahan-lahan bisnismu akan kurang diminati oleh konsumen dan berujung pada kebangkrutan.

 

Terlibat masalah hukum

Ketika mengambil keputusan untuk terjun di dalam dunia bisnis, kamu harus sadar dan berkomitmen sepenuhnya untuk tidak menyebabkan permasalahan, terutama yang berhubungan dengan hukum seperti melakukan penipuan pada konsumen / pelanggan, berperilaku negatif, mencuri karya orang lain yang yang telah dipatenkan. Jika kamu melakukan tidakan di atas, dampaknya akan sangat mempengaruhi citra bagi bisnismu itu sendiri. Akhirnya, reputasi bisnismu akan hancur dalam jangka waktu pendek.


 

Tips Pekku  : Perlu diingat, selama apapun bisnis / perusahaan itu terlah berjalan, permasalahan akan tetap terus datang tanpa diuduga. Namun yang terpenting adalah bagaimana kamu sebagai seorang pebisnis mengambil sikap agar usahamu tetap dapat bertahan lama dan selalu usahakan untuk terus berinovasi agar bisnismu memiliki kelebihan yang belum tentu dimiliki oleh kompetitor.

 

Mengenai penulis

Tim Pekku

Kami adalah sekumpulan orang muda kreatif yang suka berbagi tips-tips seputar bisnis & web design.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copyright © 2014. PEKKU Instant Website.