Recycle Rutinitas menjadi Produktivitas – bagian 1

Demi mencapai hidup yang memuaskan dalam tempo masyarakat dan tuntutan yang begitu cepat butuh kecerdasan dalam mengatur aktivitas seefektif dan seefisien mungkin. Namun, daripada menambah jam kerja yang akhirnya berubah menjadi rutinitas demi mengejar produktivitas, lebih baik terapkan strategi manusia produktif masa kini: “Work smarter, not harder” (bekerja dengan lebih cerdas, bukan dengan lebih keras). Jika kamu adalah usahawan muda yang tengah merintis usaha dan tentunya butuh produktivitas tinggi, Pekku punya tipsnya.

 

1. Akui kebiasaanmu.

Jika kamu tipe yang terbiasa terorganisir, kamu bisa berkata “ya” pada banyak tanggung jawab yang diserahkan padamu tanpa perlu khawatir dengan prioritas kerja. Namun, jika kamu tipe yang easy-going dan tidak suka mengikuti jadwal, bersikaplah terbuka untuk menawarkan bantuan jikalau ada rekan yang memerlukan.Tidak perlu mengekor cara kerja orang lain jika memang itu bukan dirimu. Buat dirimu nyaman dengan tempo kerjamu namun tetap bertanggung jawab.

2. Variasikan aktivitasmu.

Aktivitas perkuliahan atau perkantoran intinya berputar pada kegiatan yang itu-itu saja. Namun kamu bisa bermain dengan variasi supaya kebosanan tidak menurunkan produktivitasmu. Jika kamu mahasiswa yang aktif dalam kegiatan sosial seperti service learning dan mulai mengalami kebuntuan produktivitas, ikut kegiatan olah raga seperti badminton atau bola voli bisa menjadi alternatif yang oke untuk mendapatkan ide dan pandangan baru.

 

3. Tetapkan tujuan akan pencapaian.

Kombinasikan tujuan pencapaian yang kecil dan besar dalam aktivitas sehari-harimu. Hari ini kamu bisa menargetkan untuk mengupdate media sosial sebelum pukul 9 pagi sambil mengejar target menyelesaikan 4 pesanan homemade cookies untuk diantar besok. Andaikata kamu belum selesai mengupdate media sosial walau jarum jam sudah menunjuk angka 9, kamu tidak akan terlalu kecewa karena kamu masih bisa mengejar target yang lebih besar.

4. Berpikir layaknya ilmuan.

Pahami “hitungan” yang berhubungan dengan waktu, kesehatan, dan kapasitas energimu dalam sehari. Jika kamu butuh energi ekstra karena banyak agenda outdoor, tidurlah lebih awal supaya tidurmu cukup dan tidak bangun terlambat. Untuk kamu yang butuh kreativitas dan produktivitas secara konstan dalam sehari, cobalah taktik “52 menit bekerja dan 17 menit istirahat”. Selingi 52 menit kamu fokus pada pekerjaan dengan refreshing selama 17 menit sebelum kembali bekerja lalu lihat bedanya.

 

5. Terapkan ritual.

Strategi ini berkaitan dengan #2 karena saat kamu menemukan variasi kegiatan baru, jadikan kegiatan tersebut sebagai ritual atau “rutinitas terjadwal”. Maksudnya, jadikan variasi kegiatan tersebut sebagai kebiasaan baru dan berilah batasan berapa lama kamu akan melakukan aktivitas itu. Misalnya menjadwalkan agenda bermain badminton 2x seminggu selama 2 jam. Membangun kebiasaan akan membantumu membangun produktivitas.

 

Pekku masih punya 5 tips merecycle rutinitas menjadi produktivitas yang akan kami bagikan dilain kesempatan. Ikuti terus blog dan media sosial Pekku supaya tidak ketinggalan tipsnya ya.

Salam sukses!

Mengenai penulis

Tim Pekku

Kami adalah sekumpulan orang muda kreatif yang suka berbagi tips-tips seputar bisnis & web design.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copyright © 2014. PEKKU Instant Website.