Tag -desain grafis

1
Dominasi Otak Konsumenmu dengan Branding! – bagian 1
2
Psikologi Warna
3
Warna yang Membingungkanku
4
3 Website Tutorial Desain Grafis dalam Bahasa Indonesia

Dominasi Otak Konsumenmu dengan Branding! – bagian 1

Branding ternyata tak hanya bermanfaat bagi produsen tapi juga bermanfaat bagi konsumenmu. Konsumen yang telah terpikat dengan branding yang sukses akan susah untuk berpaling, hal yang sangat diinginkan termasuk oleh pelaku UKM sepertimu kan? Sebagai produsen yang baik, tentu kita akan menggunakan strategi branding yang akan mendominasi pikiran konsumen sekaligus membantu konsumen dengan memberikan beragam manfaat branding berikut ini.

Lihat Lebih Lanjut

Psikologi Warna

Warna dalam branding memegang peranan yang penting seperti pernah Pekku bahas disini bahwa warna memiliki karakteristik yang dapat menonjolkan image sebuah brand. Apakah kamu pernah mengalami dimana kamu bisa mengenali suatu produk karena warnanya? Membeli barang karena warnanya? Atau menyukai suatu website atau blog karena warna dominannya? Semua orang pasti menjawab YA.

Ambil logo media sosial berikut ini sebagai contoh.

Blog-Cover-Image

 

 

 

 

Berapa banyak yang bisa kamu kenali hanya dari warnanya saja?

Andaikata warna dominan Twitter berubah menjadi oranye, apakah kamu bisa mengenalinya hanya dengan melihat sekilas?

Disitulah bukti nyata bahwa psikologi warna sedang memainkan perannya dalam branding.

 

Faktanya:

  1. Hijau adalah warna yang paling memancarkan daya tarik dan mengundang minat beli karena warna hijau terkesan kalem dan menenangkan, identik dengan alam. Warna ini juga lebih diminati karena lebih mudah menarik minat user apabila digunakan sebagai warna button pada website, misalnya tombol review atau berlangganan.
  2. Hitam adalah warna yang menjadi ciri khas produk bermerk yang cenderung mahal.
  3. Jenis kelamin customer ternyata juga mempengaruhi pembelian.

Customer wanita berpotensi menyukai warna biru, ungu, dan hijau. Namun menjauhi warna oranye, coklat, dan abu-abu.

Customer pria berpotensi menyukai warna biru, hijau, dan hitam. Namun menjauhi warna coklat, oranye, dan ungu.

 

Warna memiliki kekuatan untuk mencuri perhatian publik, maka manfaatkanlah untuk makin memperkenalkan bisnismu. Bisa dengan memilih warna dominan website atau logo yang sejalan dengan bidang usaha. Melalui pemilihan warna yang tepat kamu sudah menghemat waktu untuk menjelaskan mengenai usahamu pada calon customer, karena customer pria cenderung akan menghindari website yang berwarna serba pink kan?

 

Manfaatkan psikologi warna untuk diterapkan pada websitemu. Bereksperimen dengan warna dan bentuk untuk mencari yang pas juga bisa karena dengan Pekku kamu tidak perlu khawatir salah mendesain. Ada fitur untuk membatalkan aksi dan bantuan grid line sehingga mendesain website menjadi mudah.

Warna yang Membingungkanku

Pekku seringkali menemui klien yang bingung menyebutkan warna yang dia inginkan untuk websitenya. Tidak mengherankan karena sesungguhnya ada banyak sekali warna dan variannya yang bahkan kita seringkali tidak tahu bahwa warna itu ada. Jikalau tahu, belum tentu juga kita tahu apa nama warna itu. Hal ini cukup merepotkan terutama bagi designer saat berkomunikasi dengan klien. Berangkat dari permasalahan nama warna inilah, Pekku jadi ingin berbagi pengetahuan tentang warna.

 

Adalah Ingrid Sundberg, seorang ilustrator bacaan anak-anak, yang menciptakan thesaurus khusus warna untuk membantu kita mengenali warna. Karena selama ini belum pernah ada petunjuk khusus tentang nama warna inilah yang mendorong Sundberg untuk menciptakannya. Namun, Sundberg juga menyampaikan bahwa “warna sangatlah subjektif, warna safir bagiku adalah warna biru muda seperti warna batu di cincin pertunanganku, tapi ada orang yang beranggapan safir adalah warna biru tua yang gelap.” Jadi, gunakan thesaurus warna ini sebagai panduan saja ya, karena walau punya pandangan yang berbeda, warna apapun tetaplah indah dan lebih baik dari hanya warna hitam dan putih. Setuju kan?

 

Lihat Lebih Lanjut

3 Website Tutorial Desain Grafis dalam Bahasa Indonesia

Mencari referensi merupakan hal wajib bagi seorang desainer grafis untuk membantu mencari ide dan konsep baru. Ada beberapa referensi website tutorial desain grafis berbahasa indonesia yang bisa di jadikan referensi untuk kamu bisa meningkatkan kemampuan didalam mempelajari baik dari software ataupun konsep dari desain grafis, sehingga didalam menggeluti dunia desain grafis dapat memberikan panduan jalan menuju desainer profesional, karena seorang desainer tidak menjadi hebat dalam satu hari tetapi melewati hari-hari yang panjang. Namun, website tutorial dalam Bahasa Indonesia masih sangat jarang. Berikut 3 website tutorial desain grafis dalam bahasa Indonesia yang bisa kamu jadikan bahan referensi dan pembelajaran:

Lihat Lebih Lanjut

Copyright © 2014. PEKKU Instant Website.