Tag -online shop

1
Berbisnis dengan Instagram: Tips Memanfaatkannya agar Hasil Lebih Maksimal
2
Ingin membuat Website Toko Online? Pastikan 5 fitur berikut ada didalamnya!
3
5 Owner Online Shop yang Sukses di Usia 20-an
4
10 Taktik Berdagang Online di Instragram – bagian 2
5
“Menghargai” Nilai Jual Produkmu
6
4 Kategori Grade Customer yang WAJIB Kamu Tahu
7
Dominasi Otak Konsumenmu dengan Branding! – bagian 1
8
4 Metode Menjaring Kesetiaan Konsumen
9
Jangkau Konsumen yang Berlibur dengan Go Mobile
10
Kesalahan Pemilik Website UKM

Berbisnis dengan Instagram: Tips Memanfaatkannya agar Hasil Lebih Maksimal

Jika Pekku Goers seorang pengguna media sosial, tentu kalian sering menemukan berbagai jenis toko online di sana, bukan? Nah, memiliki bisnis dengan basis toko online memang memiliki keuntungan tersendiri. Selain tidak membutuhkan banyak biaya, berbisnis secara online juga memperbesar kesempatanmu untuk meraih pembeli dari seluruh dunia. Namun, jika kamu tidak dapat mengembangkan bisnis onlinemu di media sosial dengan baik, produkmu justru tidak akan dikenal dengan baik dan kehilangan kesempatan untuk menjangkau pembeli baru.

Tentu kamu tidak akan menginginkan hal ini terjadi, kan?

Lihat Lebih Lanjut

Ingin membuat Website Toko Online? Pastikan 5 fitur berikut ada didalamnya!

toko-online

Website merupakan sebuah syarat mutlak untuk memulai bisnis online khususnya toko online. Tidak hanya karena jangkauannya yang jauh lebih luas dibandingkan bisnis offline namun ditilik dari kemudahan serta minimalnya ongkos produksi menjadikan bisnis ini menjadi sangat menarik khususnya bagi seorang pemula.

Dalam membuat sebuah website toko online, kita tidak boleh asal membuat. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan disini. Untuk website toko online, kamu harus dan wajib melengkapinya dengan fitur pendukung untuk memaksimalkan kinerja website yang kamu miliki. Nah, apa sajakah itu? Tidak usah bingung, karena dalam postingan kali ini, Pekku akan sedikit berbagi informasi fitur toko online apa saja yang bisa membawa kamu (penjual) semakin untung dan pembeli alias konsumen bisa lebih mudah ketika berbelanja.
Lihat Lebih Lanjut

5 Owner Online Shop yang Sukses di Usia 20-an

[Cover Blog] 24

Usia tidak menjadi penghambat seseorang untuk menjadi seorang yang sukses. Ini dibuktikan oleh 5 orang pemilik online shop ini. Mereka adalah 5 anak muda yang sukses di usia 20-an dengan bisnis online shop yang mereka miliki. Ingin tahu siapa saja 5 anak muda berbakat ini? Cek langsung selengkapnya pada postingan berikut:

Lihat Lebih Lanjut

10 Taktik Berdagang Online di Instragram – bagian 2

Instagram awalnya diciptakan sebagai sosial media untuk upload gambar atau foto dari smartphone pengguna. Sama halnya seperti sosial media lain, fungsinya pun bergeser pula seiring banyaknya bisnis yang menggunakannya untuk keperluan marketing. Tidak jarang kita temui online shop yang menggunakannya sebagai sarana untuk promosi. Sebab pengguna Instagram jumlahnya banyak dan aktif (justru mungkin lebih aktif dibanding Facebook). Nah, bagi kamu yang ingin mulai memanfaatkan Instagram untuk bisnis, berikut Pekku berikan 10 strategi marketing di Instagram Bagian ke-2.

Lihat Lebih Lanjut

“Menghargai” Nilai Jual Produkmu

Bagi teman-teman UKM yang memiliki produk entah yang sudah berada di pasaran maupun baru muncul di pasaran, terkadang masih bingung dengan harga yang sudah ditentukan sebelumnya dengan mengikuti harga umum di pasaran. Harga yang kita tentukan tersebut terkadang tidak menutupi semua biaya operasional atau hanya mendapatkan untung yang sedikit dari total penjualan dengan harga jual tersebut. Menentukan harga jual dengan mengikuti harga umum di pasaran atau mengira-ngira bukan strategi yang dianjurkan untuk “menghargai” produk yang sedang kamu kembangkan. Tekor donk? Berikut akan Pekku ajarkan strateginya supaya kamu tidak tekor dalam berbisnis.

 

PERTAMA, lakukan penghitungan dari pembelian awal bahan baku produk. Dari kegiatan pembelian tersebut akan muncul biaya angkut barang, biaya pengemasan, dan biaya lain yang masih berhubungan dengan pembelian produk.

Lihat Lebih Lanjut

4 Kategori Grade Customer yang WAJIB Kamu Tahu

Dunia bisnis tidak akan bisa dipisahkan dengan customer. Baik bidang produksi barang ataupun jasa, keduanya sama-sama akan berurusan dengan customer. Tahukan kamu bahwa customer di Indonesia, bahkan di dunia, memiliki GRADE (Kelas)? Ketahui rahasia dibalik customer yang yes man dan yang super pemilih dengan mempelajari 4 Grade customer berikut ini!

 

Grade ‘A’ = Awesome.

 

Lihat Lebih Lanjut

Dominasi Otak Konsumenmu dengan Branding! – bagian 1

Branding ternyata tak hanya bermanfaat bagi produsen tapi juga bermanfaat bagi konsumenmu. Konsumen yang telah terpikat dengan branding yang sukses akan susah untuk berpaling, hal yang sangat diinginkan termasuk oleh pelaku UKM sepertimu kan? Sebagai produsen yang baik, tentu kita akan menggunakan strategi branding yang akan mendominasi pikiran konsumen sekaligus membantu konsumen dengan memberikan beragam manfaat branding berikut ini.

Lihat Lebih Lanjut

4 Metode Menjaring Kesetiaan Konsumen

Rahasia untuk mendapatkan kesetiaan konsumen adalah dengan strategi follow up yang menimbulkan respon positif pada konsumen. Follow up positif ini sudah diawali dari sejak kamu berkata “terima kasih” pada sang konsumen dan mengetahui pendapatnya tentang produk atau jasamu. Bagaimana caranya?

Lihat Lebih Lanjut

Jangkau Konsumen yang Berlibur dengan Go Mobile

Datangnya Bulan Desember berarti datangnya hari libur panjang di akhir tahun dimana kita bisa berekreasi dan bersenang-senang. Namun, bagi kamu yang punya usaha sendiri, masa liburan, terutama libur akhir tahun, bisa jadi adalah masa-masa tersibuk dalam setahun. Baik kamu yang bergerak di bidang produk ataupun jasa, ada 1 hal yang perlu kalian ingat menjelang libur panjang, MOBILITAS. Websitemu adalah sarana promosi dan komunikasi dengan para pelanggan, selagi mereka berlibur akses via perangkat mobile akan mengungguli akses via desktop. Karena itu, Pekku akan bagikan rahasia supaya bisnismu tidak sepi kala liburan akhir tahun.

Lihat Lebih Lanjut

Kesalahan Pemilik Website UKM

Punya website adalah langkah awal untuk memperkenalkan bisnis UKM yang kamu rintis. Dengan hadirnya Pekku, punya website sendiri menjadi lebih mudah karena sekarang membuat website dapat dilakukan hanya dalam waktu 30 MENIT, tanpa coding, dan harganya bersahabat. Saat ini, 30% pelaku bisnis UKM di Indonesia memilih mandiri dengan membuat website mereka sendiri tanpa campur tangan pihak professional sama sekali. 70% lainnya juga membuat website sendiri tapi masih berkonsultasi dengan pihak profesional seperti Pekku. Membuat website secara mandiri tanpa sentuhan kaum profesional memang tidak dilarang ataupun keliru, hanya saja tidak semua pelaku UKM tahu betul bagaimana cara pembuatan yang tepat. “Pembuatan” disini bukanlah ketidaktahuan pelaku usaha akan program yang dipakai untuk membuat website, tapi ketidaktahuan akan adanya komponen penting dari sebuah website yang sifatnya WAJIB ada. Ketidaktahuan tersebut menyebabkan terjadinya 6 kesalahan FATAL yang menjadikan websitemu tidak berhasil.

 

1. Desain yang tidak menarik.

Fri-1-2

Padu padan warna yang tidak serasi atau template yang tidak sesuai dengan jenis usahamu hanya akan membuat orang malas mengunjungi websitemu. Sebab website yang tidak menarik secara visual berpotensi meningkatkan bounce rate.

2. Sering absen mengupdate.

Kuliah saja diusahakan jangan sering absen, apalagi punya website. Hanya sekedar punya tanpa mengupdate membuat orang kesal karena mendapati info yang sudah kadaluarsa. Rencanakan mengupdate website secara berkala setidaknya 1 minggu sekali.

 

3. Tidak ada Call to Action.

Website e-commerce sangat membutuhkan CTA alias Call to Action karena terdapat proses transaksi dan pembayaran yang harus dilakukan customer. Website jenis ini juga cepat diupdate karena produk baru selalu datang. Jika tidak ada CTA yang eye-catching dan mudah diakses, customermu tentu akan kebingungan kan?

4. Tidak ada link media sosial.

Fri-1-1

Usahawan jaman sekarang tidak hanya punya website, tapi juga punya akun media sosial. Tidak menghubungkan website dengan media sosial akan membuat seolah-olah keduanya adalah 2 usaha yang tidak saling terkait. Sediakan tombol media sosial supaya audiencemu tahu kalau kamu juga aktif berkicau atau berbagi selain melalui website.

 

5. Website tidak responsif.

Jumlah pengguna smartphone dan tablet makin tahun makin bertambah sehingga mengakses website menjadi semakin mudah. Namun, ukuran layar yang tidak sebesar PC akan menjadi blunder bagi websitemu jika tidak responsif alias tidak memiliki tampilan yang ramping dan tetap rapi jika diakses melalui smartphone dan tablet.

6. SEO yang buruk dan tanpa metric.

Websitemu harus memiliki kata kunci, meta description, dan judul halaman yang tepat supaya muncul di hasil pencarian. Lalu gunakan metrics untuk mengetahui perkembangan serta kecenderungan dan kebutuhan audiencemu.

 

Setelah dapat tips dari Pekku, silahkan mengecek website masing-masing, apakah masih terdapat kesalahan pembuatan seperti disebut di atas tadi. Setelah mengecek ulang, segera perbaiki websitemu supaya bisa kembali eksis dengan harapan perbaikan tersebut mendatangkan conversion rate.

Selamat mencoba dan salam sukses selalu!

Copyright © 2017. PEKKU Instant Website.