Tag -rahasia bisnis

1
Jadikan Bisnismu Sosial!
2
4 Kategori Grade Customer yang WAJIB Kamu Tahu
3
Dominasi Otak Konsumenmu dengan Branding! – bagian 2
4
Dominasi Otak Konsumenmu dengan Branding! – bagian 1
5
Rahasia Sukses UKM
6
Rumuskan Brandmu dalam 4 Langkah
7
Berapa Level Kesetiaan Konsumenmu?
8
Pentingnya Tujuan dalam Berbisnis
9
Kesalahan Pemilik Website UKM
10
Psikologi Warna

Jadikan Bisnismu Sosial!

Tahun 2014 adalah tahun yang sangat sosial. Bagaimana tidak? Ada banyak platform sosial baru yang muncul, sehingga menyebabkan anggaran untuk pemasaran via kanal media sosial membengkak. Riset membuktikan bahwa 78% dari perusahaan-perusahaan Indonesia yang disurvei kini memiliki tim yang didedikasikan untuk mengurus media sosial. Ambil contoh Twitter yang kini tidak lagi menjadi tempat untuk sekadar membahas rencana makan siang karena 93% dari para profesional pemilik akun Twitter juga menggunakan media sosial untuk berbisnis. Sekalipun kamu bukanlah pemilih sebuah perusahaan, namun eksisnya media sosial dapat kamu manfaatkan sebagai media marketing bisnis UKMmu dengan memperhatikan beberapa poin penting di bawah ini.

Lihat Lebih Lanjut

4 Kategori Grade Customer yang WAJIB Kamu Tahu

Dunia bisnis tidak akan bisa dipisahkan dengan customer. Baik bidang produksi barang ataupun jasa, keduanya sama-sama akan berurusan dengan customer. Tahukan kamu bahwa customer di Indonesia, bahkan di dunia, memiliki GRADE (Kelas)? Ketahui rahasia dibalik customer yang yes man dan yang super pemilih dengan mempelajari 4 Grade customer berikut ini!

 

Grade ‘A’ = Awesome.

 

Lihat Lebih Lanjut

Dominasi Otak Konsumenmu dengan Branding! – bagian 2

Branding ternyata tak hanya bermanfaat bagi produsen tapi juga bermanfaat bagi konsumenmu. Konsumen yang telah terpikat dengan branding yang sukses akan susah untuk berpaling, hal yang sangat diinginkan termasuk oleh pelaku UKM sepertimu kan? Kemarin Pekku telah bagikan 3 manfaat branding bagi konsumen, berikut adalah 3 manfaat lain yang juga perlu kamu ketahui.

Lihat Lebih Lanjut

Dominasi Otak Konsumenmu dengan Branding! – bagian 1

Branding ternyata tak hanya bermanfaat bagi produsen tapi juga bermanfaat bagi konsumenmu. Konsumen yang telah terpikat dengan branding yang sukses akan susah untuk berpaling, hal yang sangat diinginkan termasuk oleh pelaku UKM sepertimu kan? Sebagai produsen yang baik, tentu kita akan menggunakan strategi branding yang akan mendominasi pikiran konsumen sekaligus membantu konsumen dengan memberikan beragam manfaat branding berikut ini.

Lihat Lebih Lanjut

Rahasia Sukses UKM

Tidak ada cara instan untuk meraih kesuksesan, termasuk pada sektor Usaha Kecil-Menengah (UKM). Sebuah UKM memerlukan proses dan lama proses tersebut tidak sama antara satu usaha dengan usaha lainnya, tergantung besar-kecilnya usaha tersebut. Proses yang dimaksud juga harus ditunjang dengan pengetahuan dalam menjalankan bisnis UKM seperti tersebut dibawah ini.

Lihat Lebih Lanjut

Rumuskan Brandmu dalam 4 Langkah

Mendirikan usaha tentu diikuti proses branding yang dilakukan dengan penerapan strategi sesuai skala dan bidang usahamu. Brand yang kamu rencanakan bisa berhasil, bisa juga gagal mendapat tempat di hati masyarakat. Pekku akan bagikan 4 rumus mensukseskan branding berikut ini.

 

1. Tanya kenapa.

Lihat Lebih Lanjut

Berapa Level Kesetiaan Konsumenmu?

Sebagai pengusaha, kita tentu mengharapkan konsumen setia dengan terus menggunakan produk atau layanan kita. Untuk mencapai harapan itu, tentu kita berusaha membangun kepercayaan lalu kesetiaan konsumen dengan berbagai cara dengan bantuan waktu. Namun, tahukan kamu bahwa kesetian memiliki level?

Lihat Lebih Lanjut

Pentingnya Tujuan dalam Berbisnis

Setiap bisnis, baik besar maupun kecil, baik multilevel ataupun UKM, penting diikuti dengan tujuan yang menjadi dasar mengapa sang pemilik memulai usaha itu. Tujuan disini bukanlah sekedar “mengumpulkan uang untuk hidup”, namun tujuan yang bersifat menyentuh seluruh pihak yang terlibat dalam usahamu. Berikut adalah pentingnya memiliki tujuan dalam berbisnis:

Lihat Lebih Lanjut

Kesalahan Pemilik Website UKM

Punya website adalah langkah awal untuk memperkenalkan bisnis UKM yang kamu rintis. Dengan hadirnya Pekku, punya website sendiri menjadi lebih mudah karena sekarang membuat website dapat dilakukan hanya dalam waktu 30 MENIT, tanpa coding, dan harganya bersahabat. Saat ini, 30% pelaku bisnis UKM di Indonesia memilih mandiri dengan membuat website mereka sendiri tanpa campur tangan pihak professional sama sekali. 70% lainnya juga membuat website sendiri tapi masih berkonsultasi dengan pihak profesional seperti Pekku. Membuat website secara mandiri tanpa sentuhan kaum profesional memang tidak dilarang ataupun keliru, hanya saja tidak semua pelaku UKM tahu betul bagaimana cara pembuatan yang tepat. “Pembuatan” disini bukanlah ketidaktahuan pelaku usaha akan program yang dipakai untuk membuat website, tapi ketidaktahuan akan adanya komponen penting dari sebuah website yang sifatnya WAJIB ada. Ketidaktahuan tersebut menyebabkan terjadinya 6 kesalahan FATAL yang menjadikan websitemu tidak berhasil.

 

1. Desain yang tidak menarik.

Fri-1-2

Padu padan warna yang tidak serasi atau template yang tidak sesuai dengan jenis usahamu hanya akan membuat orang malas mengunjungi websitemu. Sebab website yang tidak menarik secara visual berpotensi meningkatkan bounce rate.

2. Sering absen mengupdate.

Kuliah saja diusahakan jangan sering absen, apalagi punya website. Hanya sekedar punya tanpa mengupdate membuat orang kesal karena mendapati info yang sudah kadaluarsa. Rencanakan mengupdate website secara berkala setidaknya 1 minggu sekali.

 

3. Tidak ada Call to Action.

Website e-commerce sangat membutuhkan CTA alias Call to Action karena terdapat proses transaksi dan pembayaran yang harus dilakukan customer. Website jenis ini juga cepat diupdate karena produk baru selalu datang. Jika tidak ada CTA yang eye-catching dan mudah diakses, customermu tentu akan kebingungan kan?

4. Tidak ada link media sosial.

Fri-1-1

Usahawan jaman sekarang tidak hanya punya website, tapi juga punya akun media sosial. Tidak menghubungkan website dengan media sosial akan membuat seolah-olah keduanya adalah 2 usaha yang tidak saling terkait. Sediakan tombol media sosial supaya audiencemu tahu kalau kamu juga aktif berkicau atau berbagi selain melalui website.

 

5. Website tidak responsif.

Jumlah pengguna smartphone dan tablet makin tahun makin bertambah sehingga mengakses website menjadi semakin mudah. Namun, ukuran layar yang tidak sebesar PC akan menjadi blunder bagi websitemu jika tidak responsif alias tidak memiliki tampilan yang ramping dan tetap rapi jika diakses melalui smartphone dan tablet.

6. SEO yang buruk dan tanpa metric.

Websitemu harus memiliki kata kunci, meta description, dan judul halaman yang tepat supaya muncul di hasil pencarian. Lalu gunakan metrics untuk mengetahui perkembangan serta kecenderungan dan kebutuhan audiencemu.

 

Setelah dapat tips dari Pekku, silahkan mengecek website masing-masing, apakah masih terdapat kesalahan pembuatan seperti disebut di atas tadi. Setelah mengecek ulang, segera perbaiki websitemu supaya bisa kembali eksis dengan harapan perbaikan tersebut mendatangkan conversion rate.

Selamat mencoba dan salam sukses selalu!

Psikologi Warna

Warna dalam branding memegang peranan yang penting seperti pernah Pekku bahas disini bahwa warna memiliki karakteristik yang dapat menonjolkan image sebuah brand. Apakah kamu pernah mengalami dimana kamu bisa mengenali suatu produk karena warnanya? Membeli barang karena warnanya? Atau menyukai suatu website atau blog karena warna dominannya? Semua orang pasti menjawab YA.

Ambil logo media sosial berikut ini sebagai contoh.

Blog-Cover-Image

 

 

 

 

Berapa banyak yang bisa kamu kenali hanya dari warnanya saja?

Andaikata warna dominan Twitter berubah menjadi oranye, apakah kamu bisa mengenalinya hanya dengan melihat sekilas?

Disitulah bukti nyata bahwa psikologi warna sedang memainkan perannya dalam branding.

 

Faktanya:

  1. Hijau adalah warna yang paling memancarkan daya tarik dan mengundang minat beli karena warna hijau terkesan kalem dan menenangkan, identik dengan alam. Warna ini juga lebih diminati karena lebih mudah menarik minat user apabila digunakan sebagai warna button pada website, misalnya tombol review atau berlangganan.
  2. Hitam adalah warna yang menjadi ciri khas produk bermerk yang cenderung mahal.
  3. Jenis kelamin customer ternyata juga mempengaruhi pembelian.

Customer wanita berpotensi menyukai warna biru, ungu, dan hijau. Namun menjauhi warna oranye, coklat, dan abu-abu.

Customer pria berpotensi menyukai warna biru, hijau, dan hitam. Namun menjauhi warna coklat, oranye, dan ungu.

 

Warna memiliki kekuatan untuk mencuri perhatian publik, maka manfaatkanlah untuk makin memperkenalkan bisnismu. Bisa dengan memilih warna dominan website atau logo yang sejalan dengan bidang usaha. Melalui pemilihan warna yang tepat kamu sudah menghemat waktu untuk menjelaskan mengenai usahamu pada calon customer, karena customer pria cenderung akan menghindari website yang berwarna serba pink kan?

 

Manfaatkan psikologi warna untuk diterapkan pada websitemu. Bereksperimen dengan warna dan bentuk untuk mencari yang pas juga bisa karena dengan Pekku kamu tidak perlu khawatir salah mendesain. Ada fitur untuk membatalkan aksi dan bantuan grid line sehingga mendesain website menjadi mudah.

Copyright © 2014. PEKKU Instant Website.