Tag -tips website

1
Dominasi Otak Konsumenmu dengan Branding! – bagian 2
2
Jangkau Konsumen yang Berlibur dengan Go Mobile
3
Liburan dan Berbisnis Bersamaan di Akhir Tahun – bagian 2
4
Liburan dan Berbisnis Bersamaan di Akhir Tahun – bagian 1
5
Kesalahan Pemilik Website UKM
6
Psikologi Warna
7
Jadikan Bisnismu Sekelas Hotel Bintang 5 – bagian 2
8
Kamu BUTUH Review Negatif
9
Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 2
10
Email Marketing MASIH Hidup

Dominasi Otak Konsumenmu dengan Branding! – bagian 2

Branding ternyata tak hanya bermanfaat bagi produsen tapi juga bermanfaat bagi konsumenmu. Konsumen yang telah terpikat dengan branding yang sukses akan susah untuk berpaling, hal yang sangat diinginkan termasuk oleh pelaku UKM sepertimu kan? Kemarin Pekku telah bagikan 3 manfaat branding bagi konsumen, berikut adalah 3 manfaat lain yang juga perlu kamu ketahui.

Lihat Lebih Lanjut

Jangkau Konsumen yang Berlibur dengan Go Mobile

Datangnya Bulan Desember berarti datangnya hari libur panjang di akhir tahun dimana kita bisa berekreasi dan bersenang-senang. Namun, bagi kamu yang punya usaha sendiri, masa liburan, terutama libur akhir tahun, bisa jadi adalah masa-masa tersibuk dalam setahun. Baik kamu yang bergerak di bidang produk ataupun jasa, ada 1 hal yang perlu kalian ingat menjelang libur panjang, MOBILITAS. Websitemu adalah sarana promosi dan komunikasi dengan para pelanggan, selagi mereka berlibur akses via perangkat mobile akan mengungguli akses via desktop. Karena itu, Pekku akan bagikan rahasia supaya bisnismu tidak sepi kala liburan akhir tahun.

Lihat Lebih Lanjut

Liburan dan Berbisnis Bersamaan di Akhir Tahun – bagian 2

Kemarin Pekku berjanji akan membagikan kelanjutan tips supaya email marketingmu siap menyambut liburan akhir tahun. Hari ini, Pekku akan memenuhi janji itu supaya bisnismu tidak redup walau ditengah gelombang euphoria Natal dan Tahun Baru.

Lihat Lebih Lanjut

Liburan dan Berbisnis Bersamaan di Akhir Tahun – bagian 1

Bulan Desember telah tiba, akan ada keceriaan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 menanti di akhir bulan nanti. Sebagai perorangan, tentu kita ingin turut serta menikmati libur akhir tahun yang biasanya cukup panjang dan pastinya sangat istimewa karena akan melewati pergantian tahun. Namun sebagai usahawan? Masa usaha terabaikan karena libur panjang? Jangan khawatir! Simak dulu fakta terbaru ini:

  • 71% pengusaha akan memaksimalkan mobile email untuk meningkatkan penjualan di akhir tahun.
  • 49% konsumen akan mulai berbelanja sejak AWAL Bulan Desember.
  • 88% pengusaha berkirim email marketing pada hari besar nasional dengan menyisipkan promosi spesial akhir tahun.

Pekku akan bagikan 6 tips supaya kamu bisa berbisnis DAN berlibur akhir tahun!

Lihat Lebih Lanjut

Kesalahan Pemilik Website UKM

Punya website adalah langkah awal untuk memperkenalkan bisnis UKM yang kamu rintis. Dengan hadirnya Pekku, punya website sendiri menjadi lebih mudah karena sekarang membuat website dapat dilakukan hanya dalam waktu 30 MENIT, tanpa coding, dan harganya bersahabat. Saat ini, 30% pelaku bisnis UKM di Indonesia memilih mandiri dengan membuat website mereka sendiri tanpa campur tangan pihak professional sama sekali. 70% lainnya juga membuat website sendiri tapi masih berkonsultasi dengan pihak profesional seperti Pekku. Membuat website secara mandiri tanpa sentuhan kaum profesional memang tidak dilarang ataupun keliru, hanya saja tidak semua pelaku UKM tahu betul bagaimana cara pembuatan yang tepat. “Pembuatan” disini bukanlah ketidaktahuan pelaku usaha akan program yang dipakai untuk membuat website, tapi ketidaktahuan akan adanya komponen penting dari sebuah website yang sifatnya WAJIB ada. Ketidaktahuan tersebut menyebabkan terjadinya 6 kesalahan FATAL yang menjadikan websitemu tidak berhasil.

 

1. Desain yang tidak menarik.

Fri-1-2

Padu padan warna yang tidak serasi atau template yang tidak sesuai dengan jenis usahamu hanya akan membuat orang malas mengunjungi websitemu. Sebab website yang tidak menarik secara visual berpotensi meningkatkan bounce rate.

2. Sering absen mengupdate.

Kuliah saja diusahakan jangan sering absen, apalagi punya website. Hanya sekedar punya tanpa mengupdate membuat orang kesal karena mendapati info yang sudah kadaluarsa. Rencanakan mengupdate website secara berkala setidaknya 1 minggu sekali.

 

3. Tidak ada Call to Action.

Website e-commerce sangat membutuhkan CTA alias Call to Action karena terdapat proses transaksi dan pembayaran yang harus dilakukan customer. Website jenis ini juga cepat diupdate karena produk baru selalu datang. Jika tidak ada CTA yang eye-catching dan mudah diakses, customermu tentu akan kebingungan kan?

4. Tidak ada link media sosial.

Fri-1-1

Usahawan jaman sekarang tidak hanya punya website, tapi juga punya akun media sosial. Tidak menghubungkan website dengan media sosial akan membuat seolah-olah keduanya adalah 2 usaha yang tidak saling terkait. Sediakan tombol media sosial supaya audiencemu tahu kalau kamu juga aktif berkicau atau berbagi selain melalui website.

 

5. Website tidak responsif.

Jumlah pengguna smartphone dan tablet makin tahun makin bertambah sehingga mengakses website menjadi semakin mudah. Namun, ukuran layar yang tidak sebesar PC akan menjadi blunder bagi websitemu jika tidak responsif alias tidak memiliki tampilan yang ramping dan tetap rapi jika diakses melalui smartphone dan tablet.

6. SEO yang buruk dan tanpa metric.

Websitemu harus memiliki kata kunci, meta description, dan judul halaman yang tepat supaya muncul di hasil pencarian. Lalu gunakan metrics untuk mengetahui perkembangan serta kecenderungan dan kebutuhan audiencemu.

 

Setelah dapat tips dari Pekku, silahkan mengecek website masing-masing, apakah masih terdapat kesalahan pembuatan seperti disebut di atas tadi. Setelah mengecek ulang, segera perbaiki websitemu supaya bisa kembali eksis dengan harapan perbaikan tersebut mendatangkan conversion rate.

Selamat mencoba dan salam sukses selalu!

Psikologi Warna

Warna dalam branding memegang peranan yang penting seperti pernah Pekku bahas disini bahwa warna memiliki karakteristik yang dapat menonjolkan image sebuah brand. Apakah kamu pernah mengalami dimana kamu bisa mengenali suatu produk karena warnanya? Membeli barang karena warnanya? Atau menyukai suatu website atau blog karena warna dominannya? Semua orang pasti menjawab YA.

Ambil logo media sosial berikut ini sebagai contoh.

Blog-Cover-Image

 

 

 

 

Berapa banyak yang bisa kamu kenali hanya dari warnanya saja?

Andaikata warna dominan Twitter berubah menjadi oranye, apakah kamu bisa mengenalinya hanya dengan melihat sekilas?

Disitulah bukti nyata bahwa psikologi warna sedang memainkan perannya dalam branding.

 

Faktanya:

  1. Hijau adalah warna yang paling memancarkan daya tarik dan mengundang minat beli karena warna hijau terkesan kalem dan menenangkan, identik dengan alam. Warna ini juga lebih diminati karena lebih mudah menarik minat user apabila digunakan sebagai warna button pada website, misalnya tombol review atau berlangganan.
  2. Hitam adalah warna yang menjadi ciri khas produk bermerk yang cenderung mahal.
  3. Jenis kelamin customer ternyata juga mempengaruhi pembelian.

Customer wanita berpotensi menyukai warna biru, ungu, dan hijau. Namun menjauhi warna oranye, coklat, dan abu-abu.

Customer pria berpotensi menyukai warna biru, hijau, dan hitam. Namun menjauhi warna coklat, oranye, dan ungu.

 

Warna memiliki kekuatan untuk mencuri perhatian publik, maka manfaatkanlah untuk makin memperkenalkan bisnismu. Bisa dengan memilih warna dominan website atau logo yang sejalan dengan bidang usaha. Melalui pemilihan warna yang tepat kamu sudah menghemat waktu untuk menjelaskan mengenai usahamu pada calon customer, karena customer pria cenderung akan menghindari website yang berwarna serba pink kan?

 

Manfaatkan psikologi warna untuk diterapkan pada websitemu. Bereksperimen dengan warna dan bentuk untuk mencari yang pas juga bisa karena dengan Pekku kamu tidak perlu khawatir salah mendesain. Ada fitur untuk membatalkan aksi dan bantuan grid line sehingga mendesain website menjadi mudah.

Jadikan Bisnismu Sekelas Hotel Bintang 5 – bagian 2

Pekku pernah berbagi strategi menjadikan bisnismu sekelas hotel bintang 5 melalui review customer. Sekarang kami akan bagikan tips lanjutannya supaya bisnismu makin sukses mendapat predikat bintang 5.

 

1.     Jadikan dirimu mudah direview.

Mau mendapat review positif tapi tombol reviewmu susah dicari, itu masalah! Atur tampilan websitemu supaya customer mudah mereview, misalnya dengan menambahkan CTA (Call to Action). Sertakan nomor telepon atau alamat emailmu secara jelas di website supaya customer tahu kemana mereka harus mengirimkan reviewnya.

 

2.     Siap sedia menerima review.

Pastikan dirimu selalu aktif secara online, baik pada website, blog, ataupun media sosial. Review customer baik yang positif maupun negatif akan lebih baik jika ditanggapi tidak lebih dari 1 hari sejak review tersebut diposting. Jika memang kamu belum bisa aktif sepanjang hari untuk menanggapi review, mencari review secara offline bisa menjadi alternatif.

 

3.     Miliki kerendahan hati untuk meminta maaf.

Jika kamu berterima kasih atas review positif dari customer, rendah hatilah dan sampaikan permintaan maaf atas review negatif customer.  Review negatif tidak bermaksud menjatuhkan usahamu namun dapat kamu alih fungsikan sebagai sarana perbaikan diri. Cara mengubah review negatif menjadi positif pernah Pekku bagikan disini.

 

Manfaatkan tips dari Pekku supaya kamu jago menanggapi review. Kalau ingin jago “bermain” media sosial, Pekku juga punya contekannya disini. Jadikan dirimu usahawan muda profesional dengan mencuri ilmu dari Pekku karena kami selalu berbagi info dan tips berguna tiap minggunya. Ikuti juga jejak Pekku di Facebook dan Twitter. Dapatkan tipsnya dan jadilah sukses berbisnis apapun bidang usahamu.

Salam sukses!

Kamu BUTUH Review Negatif

Review positif tentu kita suka, review negatif ingin kita hindari. Namun nyatanya review negatif akan selalu datang dari customer yang tidak puas karena tidak ada bisnis yang 100% sempurna baik dari sisi kualitas produk ataupun layanan. Justru sesungguhnya kamu BUTUH review NEGATIF. Bagaimana bisa? Bisa, karena review negatif:

 

1.     Membuktikan legitimasi bisnismu.

Bisnis yang websitenya dipenuhi review positif dan bintang 5 justru makin menimbulkan kecurigaan. “Apa review-review ini benar? Atau hanya tulisan orang bayaran? Atau malah pacanya si empunya bisnis yang menulis review?” Kecurigaan itu tidak akan berdampak baik untuk bisnismu karena semua bisnis pasti punya cela. Cela yang sesekali muncul inilah yang menjadikan bisnismu “masuk akal” dan bisa diterima.

2.     Menemukan kelemahanmu.

Kalau ditanya “apa kelemahan bisnismu?”, mungkin kita sulit menjawabnya entah karena merasa tidak punya cela atau belum menemukan cela tersebut. Review negatif membantu memberi jawaban atas pertanyaan itu karenapendapat orang lain biasanya lebih netral dan subjektif. Jadikan review negatif ini sarana untuk memperbaiki diri.

 

3.     Menunjukkan profesionalitas customer servicemu.

Review negatif yang terpampang di website atau media sosial adalah kesempatan emas bagimu untuk menunjukkan bahwa bisnismu punya fasilitas customer service yang oke. Tanggapi review negatif dengan bijak tanpa menjatuhkan atau menggurui customer dan buat customer lain kagum dengan kedewasaanmu  dalam menanggapinya.

4.     Memberikan kesempatan untuk mempertahankan bisnismu.

Review negatif tidak selalu tepat sasaran, bisa jadi customer lalai dan akhirnya melimpakan kesalahan padamu dalam bentuk review negatif. Jika kamu menemui customer yang demikian, bersabar dan konfirmasikan dengan pihak internal terlebih dahulu sebelum menanggapi. Jadikan kesempatan ini untuk berkomunikasi dengan customer dan mengembalikan kepercayaannya.

 

Tuh kan ternyata review negatif tidak selalu menjadi momok yang harus ditiadakan dari bisnis. Dengan strategi yang tepat, kamu juga bisa mendapat manfaat dari review negatif. Sikap positif memang diperlukan dalam berbisnis, apalagi jika kamu baru memulainya. Mulai sekarang jangan lagi takut atau merasa anti dengan review negatif karena Pekku sudah bagikan tipsnya barusan. Untuk tips seputar review lainnya, bisa kamu lihat disini.

Salam sukses!

Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 2

Melanjutkan dari artikel mengenai warna minggu lalu, Pekku akan melanjutkan deskripsi asosiasi warna dengan dunia bisnis di Indonesia. Simak baik-baik ya.

 

KUNING: Mon-2-1 Warna ini seringkali diasosiasikan dengan matahari, oleh karena itu kuning terkesan optimis, positif, serta hangat. Warna kuning yang agak gelap dipercaya menstimuli kreativitas dan energi. Tidak heran Gold’s Gym menggunakan warna ini pada logonya agar customernya rajin menyalurkan energi secara sehat dan menjadi bugar.

 

Lihat Lebih Lanjut

Email Marketing MASIH Hidup

Pekku selalu rutin mengirimkan email pada klien setiap minggunya. Melalui email, Pekku berbagi pengetahuan seputar website dan dunia bisnis, klien kami bisa tahu info atau promo terkini sehingga mereka tidak ketinggalan kesempatan istimewa yang Pekku tawarkan. Selain itu, cara berlangganan Newsletter Pekku juga mudah. Apakah kamu juga menggunakan email marketing untuk usahamu? Jika tidak, mengapa tidak? Mungkin karena kamu belum tahu bahwa email marketing dapat bersinggungan secara langsung dengan websitemu.

 

Apa hubungannya email marketing dengan website?

Lihat Lebih Lanjut

Copyright © 2017. PEKKU Instant Website.