Cara Membuat Website, Jasa Pembuatan Website dan Toko Online

Dapatkan tips-tips menarik seputar Cara Membuat Website,
Jasa Pembuatan Website dan Toko Online
serta berbagai tips Internet Marketing disini.
Gabung bersama kami sekarang juga.

1
Kamu BUTUH Review Negatif
2
Jadikan Bisnismu Sekelas Hotel Bintang 5 – bagian 1
3
Jam Potensial Email Marketing
4
Mengubah yang Negatif menjadi Positif
5
Recycle Rutinitas menjadi Produktivitas – bagian 2
6
Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 2
7
Email Marketing MASIH Hidup
8
Kesan dan Pesan dari Customer Untukmu
9
Recycle Rutinitas menjadi Produktivitas – bagian 1
10
Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 1

Kamu BUTUH Review Negatif

Review positif tentu kita suka, review negatif ingin kita hindari. Namun nyatanya review negatif akan selalu datang dari customer yang tidak puas karena tidak ada bisnis yang 100% sempurna baik dari sisi kualitas produk ataupun layanan. Justru sesungguhnya kamu BUTUH review NEGATIF. Bagaimana bisa? Bisa, karena review negatif:

 

1.     Membuktikan legitimasi bisnismu.

Bisnis yang websitenya dipenuhi review positif dan bintang 5 justru makin menimbulkan kecurigaan. “Apa review-review ini benar? Atau hanya tulisan orang bayaran? Atau malah pacanya si empunya bisnis yang menulis review?” Kecurigaan itu tidak akan berdampak baik untuk bisnismu karena semua bisnis pasti punya cela. Cela yang sesekali muncul inilah yang menjadikan bisnismu “masuk akal” dan bisa diterima.

2.     Menemukan kelemahanmu.

Kalau ditanya “apa kelemahan bisnismu?”, mungkin kita sulit menjawabnya entah karena merasa tidak punya cela atau belum menemukan cela tersebut. Review negatif membantu memberi jawaban atas pertanyaan itu karenapendapat orang lain biasanya lebih netral dan subjektif. Jadikan review negatif ini sarana untuk memperbaiki diri.

 

3.     Menunjukkan profesionalitas customer servicemu.

Review negatif yang terpampang di website atau media sosial adalah kesempatan emas bagimu untuk menunjukkan bahwa bisnismu punya fasilitas customer service yang oke. Tanggapi review negatif dengan bijak tanpa menjatuhkan atau menggurui customer dan buat customer lain kagum dengan kedewasaanmu  dalam menanggapinya.

4.     Memberikan kesempatan untuk mempertahankan bisnismu.

Review negatif tidak selalu tepat sasaran, bisa jadi customer lalai dan akhirnya melimpakan kesalahan padamu dalam bentuk review negatif. Jika kamu menemui customer yang demikian, bersabar dan konfirmasikan dengan pihak internal terlebih dahulu sebelum menanggapi. Jadikan kesempatan ini untuk berkomunikasi dengan customer dan mengembalikan kepercayaannya.

 

Tuh kan ternyata review negatif tidak selalu menjadi momok yang harus ditiadakan dari bisnis. Dengan strategi yang tepat, kamu juga bisa mendapat manfaat dari review negatif. Sikap positif memang diperlukan dalam berbisnis, apalagi jika kamu baru memulainya. Mulai sekarang jangan lagi takut atau merasa anti dengan review negatif karena Pekku sudah bagikan tipsnya barusan. Untuk tips seputar review lainnya, bisa kamu lihat disini.

Salam sukses!

Jadikan Bisnismu Sekelas Hotel Bintang 5 – bagian 1

Review, atau sering disebut testimoni, dari customer adalah pedang bermata dua yang dapat membangun atau menjatuhkan bisnismu. Banyak review positif meningkatkan kredibilitas, banyak review negatif bisa membuatmu gulung tikar. Semua usahawan tentu mengharapkan banyak review positif daripada yang negatif walau faktanya review negatif tak bisa dihindari. Berikut akan Pekku bagikan tips menekan jumlah review negatif dan memperbanyak review positif.

Lihat Lebih Lanjut

Jam Potensial Email Marketing

Email marketing adalah senjata potensial bagi pelaku UKM karena prosedurnya yang mudah. Cukup dengan menulis konten lalu mengirimkannya via email, customer akan mendapat update mengenai bisnismu. Hanya saja ada 1 pertimbangan dalam berkirim email marketing, yaitu waktu pengiriman yang optimal dimana penerima email akan membuka email marketingmu dan membacanya.

Lihat Lebih Lanjut

Mengubah yang Negatif menjadi Positif

70% konsumen mengakui bahwa mereka mengecek review online sebelum mereka melakukan pembelian secara online. Jadi jangan heran kalau kita sering menemukan pelaku UKM memposting testimoni customer di Instagram atau Facebook karena itulah usaha mereka untuk meyakinkan kita bahwa produk mereka berkualitas. Bahkan jika kamu mendapat review NEGATIF pun, kamu masih memiliki keuntungan yakni menjadikan profile bisnismu semakin nyata dan jujur, tidak dibuat-buat.

 

Menghadapi review negatif bukan dengan menghapus atau menyembunyikannya, tapi bisa ditangani secara bijak seperti 4 strategi berikut ini:

Lihat Lebih Lanjut

Recycle Rutinitas menjadi Produktivitas – bagian 2

Masih ingat dengan bagian pertama dari tips merecyle rutinitas menjadi produktivitas? Kali ini Pekku akan bagikan bagian ke-2nya yang juga berisi 5 tips supaya kamu tetap aktif ditengah tempo kerja yang makin cepat. Lawan workloadmu dengan strategi sederhana dari Pekku berikut ini.

Lihat Lebih Lanjut

Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 2

Melanjutkan dari artikel mengenai warna minggu lalu, Pekku akan melanjutkan deskripsi asosiasi warna dengan dunia bisnis di Indonesia. Simak baik-baik ya.

 

KUNING: Mon-2-1 Warna ini seringkali diasosiasikan dengan matahari, oleh karena itu kuning terkesan optimis, positif, serta hangat. Warna kuning yang agak gelap dipercaya menstimuli kreativitas dan energi. Tidak heran Gold’s Gym menggunakan warna ini pada logonya agar customernya rajin menyalurkan energi secara sehat dan menjadi bugar.

 

Lihat Lebih Lanjut

Email Marketing MASIH Hidup

Pekku selalu rutin mengirimkan email pada klien setiap minggunya. Melalui email, Pekku berbagi pengetahuan seputar website dan dunia bisnis, klien kami bisa tahu info atau promo terkini sehingga mereka tidak ketinggalan kesempatan istimewa yang Pekku tawarkan. Selain itu, cara berlangganan Newsletter Pekku juga mudah. Apakah kamu juga menggunakan email marketing untuk usahamu? Jika tidak, mengapa tidak? Mungkin karena kamu belum tahu bahwa email marketing dapat bersinggungan secara langsung dengan websitemu.

 

Apa hubungannya email marketing dengan website?

Lihat Lebih Lanjut

Kesan dan Pesan dari Customer Untukmu

Kamu yang suka travelling tentu familiar dengan situs agoda dimana tersaji lengkap berbagai info hotel dan wisata dari seluruh penjuru dunia beserta reviewnya. Melalui review itulah traveller bisa mengetahui bagaimana pendapat traveller lain yang sudah lebih dulu berkunjung atau menginap. Review bukan hanya milik situs besar kenamaan seperti agoda, review juga dibutuhkan oleh pelaku UKM untuk berkembang. Masalahnya, meminta customer untuk menulis review tidaklah mudah, ada yang enggan dan ada yang memberi dengan ogah-ogahan. Lalu bagaimana baiknya? Coba lakukan 4 taktik berikut supaya customermu mau memberikan review.

 

Lihat Lebih Lanjut

Recycle Rutinitas menjadi Produktivitas – bagian 1

Demi mencapai hidup yang memuaskan dalam tempo masyarakat dan tuntutan yang begitu cepat butuh kecerdasan dalam mengatur aktivitas seefektif dan seefisien mungkin. Namun, daripada menambah jam kerja yang akhirnya berubah menjadi rutinitas demi mengejar produktivitas, lebih baik terapkan strategi manusia produktif masa kini: “Work smarter, not harder” (bekerja dengan lebih cerdas, bukan dengan lebih keras). Jika kamu adalah usahawan muda yang tengah merintis usaha dan tentunya butuh produktivitas tinggi, Pekku punya tipsnya.

Lihat Lebih Lanjut

Warna Merkmu adalah Kamu dan Bisnismu – bagian 1

“Tentu saja, aku memilih warna itu sebagai warna dominan dari merkku karena aku suka warna itu.” Bukan itu yang Pekku maksud, walau nyatanya ada orang yang memilih warna dominan untuk branding sesuai dengan warna favorit pribadi mereka. Yang suka hijau, memilih hijau sebagai warna logo. Pecinta merah, menjadikan merah warna dominan di websitenya. Lalu apakah pemilik brand terkenal Coca Cola suka warna merah hanya karena logo dan warna dominan kalengnya adalah merah? BELUM TENTU. Namun, tahukan kamu bahwa warna dominan bisnismu memiliki arti lain selain “pemilik usaha ini suka warna tertentu sehingga usaha kami berwarna demikian”?

 

Warna memiliki keterkaitan psikologis dalam branding, menjadikan pemilihan warna dominan sangat krusial dan tidak bisa dilakukan berdasarkan favoritism. Warna juga memiliki asosiasi berbeda dalam budaya ataupun industri berbeda, namun Pekku akan rangkumkan asosiasi 4 warna di Indonesia seperti berikut ini.

Lihat Lebih Lanjut

Copyright © 2017. PEKKU Instant Website.